Tajuk Kompas, Rabu, 12 Januari 2011, dengan judul “Kritik atas Kebohongan Publik”, sungguh mengelitik nalar kita. “Begitu liat-rakusnya kekuasaan sampai kebenaran data pun dinafikan. Kebohongan demi kebohongan dilakukan (pemerintah) tanpa sadar sebagai bagian dari praksis kekuasaan tidak prorakyat”, demikian tulis tajuk ini.
Lahir di Jakarta, 25 Februari 1967, menamatkan pendidikan sarjana di tahun 1995 pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Selepas kuliah, pada 1998, beliau – yang semasa mahasiswa sempat menjadi komandan resimen mahasiswa dan Ketua Senat Mahasiswa Universitas Indonesia – membidani lahirnya Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK). Chandra memiliki sejumlah lisensi keahlian bidang hukum, yakni [...]